Tentang Kolkaro

Bermula dari pertemuan beberapa orang Karo yang berdomisili di Kabanjahe, Berastagi, Medan dan Jakarta tentang perlunya “gerakan berbagi” untuk Tanah karo, akhirnya lahirlah ide untuk meng-inisiasi program/kegiatan yang hanya dalam beberapa kali berdiskusi singkat saja, segera di eksekusi dalam bentuk program nyata.

Program ini hanya trigger untuk gerakan sosial kecil lainnya, yang men-challenge sekaligus men-encourage orang-orang Karo yang punya “hati” untuk Karo sehingga akan muncul inisiasi ide dan kegiatan lainnya bahkan kolaborasi untuk menawarkan solusi atas problem terdekat, tercepat dengan sumber daya apa adanya terkhusus bagi Karo secara keseluruhan.

Memulai program tanpa keraguan sembari berharap validasi atau masukan membangun serta kerjasama sosial sebesar-besarnya dari berbagai pihak. Syukurnya, inisiator yang ikut ambil bagian di dalamnya punya pandangan yang seragam tentang : perubahan-inovasi-sosiopreneurship.

Program awal berupa “sharing & discussion” sudah direncanakan untuk durasi 6-8 bulan kedepan sebanyak 12 seri setiap 2-4 minggu sekali. Program implementatif lainnya yang terkait masalah mendasar di Karo seperti Pertanian, Pariwisata, Narkoba-HIV & AIDS menjadi agenda terdekat Kolkaro.

Tak ada awal yang sempurna, demikian juga bagi KOLKARO juga. Nama yang akhirnya dipilih untuk gerakan sosial kecil ini. Sebuah nama yang mengandung 3 KOL yakni motivasi “Called (panggilan), Collaboration (kerjasama) dan Kol (asalta daerah pertanian)”.

Mari bergabung yang tertarik menjadi inisiator, kontributor/narasumber juga para fasilitator dan pihak-pihak lain yang tertarik untuk berkolaborasi. Walaupun terkesan tertutup bagi Orang Karo sendiri, tapi visi yang di emban-nya adalah : Dari Karo, Untuk Karo & Bagi Bangsa!

Akhirnya, tanpa berpanjang-panjang.... kiranya Tuhan memberkati kita. Mejuah-juah...


Mahendra Tlapta Sitepu

Penggiat digital, pelaku industri kreatif sekaligus founder beberapa startup di bidang pertanian (PAK TANI DIGITAL), teknisi-tukang (TEKNESIA), serta menyusul beberapa lagi di bidang pariwisata (TOBASMILE), perkebunan (SAWITKU) dan otomotif (ALLCAR). Pemilik inkubator startup yang sudah me-mentor beberapa startup yang berkompetisi baik tingkat nasional maupun internasional ini lebih memilih menjadi SOSIOPRENEUR karena menurutnya, urusan bisnis dan sosial jauh lebih menggugah dan menantang jika di eksekusi secara bersamaan. Disela-sela kesibukannya di dunia digital, juga beraktifitas sebagai trainer fotografi, grafis dan UKM/Technopreneurship.

Badia Tarigan

Seorang travel & lifestyle blogger dan content creator. Menyukai dunia digital sejak tahun 2009 dan saat ini menangani Project Google yang bernama Gapura Digital. Penggiat media sosial di Kota Medan ini sudah memiliki banyak pengalaman seperti menjadi Transaction Supervisor, Digital Media Supervisor, Digital Media Strategy, dan Project Officer.

Ronaldi Tumanggor

Anak desa yang punya ketertarikan tinggi dalam bidang inovasi digital. Alumni Ilmu Komputer USU ini sudah sangat Startup Enthusiast sekali dari tahun 2015. Mahasiswa Berprestasi Ilmu Komputer 2016 ini sudah meraih prestasi dari tingkat regional hingga internasional. Melalui ruangmahasiswa.com dia selalu belajar bagaimana memaksimalkan branding digital sebuah produk. Setelah lulus dia tetap memilih untuk fokus bekerja dan belajar utk startup dan saat ini tergabung dalam Pak Tani Digital. Dia punya visi dan prinsip bahwa hidup ini harus bisa menjadi solusi dan manfaat bagi banyak orang.

Yosephine Sembiring

Wanita energik yang pernah 8 tahun berkarir di perusahaan & NGO internasional ini sehari-hari beraktifitas sebagai dosen di Univ. Methodist Indonesia di Medan.

Aktifitas lainnya sebagai praktisi dan penggiat UKM di Medan (UKM Kreatif-Garmen, www.sablonmedan.com), Fasilitator/trainer GOOGLE-Gapura Digital dan FKLPID sebuah forum bentukan pemerintah terkait masalah ketenagakerjaan SUMUT.

Founder dari PT Hagatekno Mediata Indonesia (IT-Startup, www.hagatekno.com) dan Co-Founder dari Pak Tani Digital (pasar online pertanian) ini juga aktif di gerakan sosial Be-WOW yang terkait masalah pemberdayaan perempuan di Medan.

Beberapa apresiasi pernah diperolehnya seperti : Wirausaha Muda Nasional Mandiri-Yogyakarta 2016, Finalis nasional beberapa even startup seperti Startup Bekraf-Bali 2016, Startup Ideafest Jakarta 2016, Best next step business Mandiri-Jakarta 2018.

Dan di Oktober 2018, penggiat produk etnik ini beserta tim sudah berlaga di even global 100 Startup Istanbul-Turki dengan tujuan utama : memperjuangkan nasib para petani Indonesia melalui pasar online sosial bagi para petani.

Fernando Purba

Putra kelahiran Tanah Karo ini mengenyam pendidikan tingkat menengah atas di SMA 1 kabanjahe ini melanjutkan ke tingkat strata 1 di Universitas Teknologi Harapan Bangsa jurusan Desain Komunikasi Visual (2003-2007). Memulai karir dengan bekerja di advertising agency dan beberapa majalah berbasis lifestyle (fashion, kuliner dan travel) di Bandung dan Jakarta.

Tahun 2009 mulai bekerja sebagai tenaga ahli di kementerian pariwisata indonesia, memanage brand wonderful indonesia yakni termasuk dalam divisi estetika indonesia yang memiliki ruang lingkup pekerjaan mendesain beberapa promotion tools yaitu buku, flyer, print ad, booklet dan tourist map.

Dunia kreatif yang ditekuni membawa beliau ke berbagai macam dunia industry, salah satunya adalah food and beverages industry ditandai dengan beliau membangun beberapa brand Horeka (hotel, resto, cafe) upscale di jakarta. Dan saat ini beliau mengembangkan salah satu usaha restoran kafe di berastagi yaitu JABU berastagi, beliau juga sebagai founder JABU.

Liston S. Depari

Lulusan T. Refrigerasi dan Tata Udara (1999-2002) dan sejak lulus dari Politeknik ITB/Polban, melanjutkan program keahlian dibidang teknik pengeboran minyak bumi dan gas yang diadakan oleh perusahaan migas milik pemerintah Perancis Total E&P dengan Institute France du Petrole, Pau, Perancis.

Menyelesaikan pendidikan S1 Teknik Mesin Universitas Indonesia (2005-2007) dan saat ini sedang menyelesaikan program Master Degree Petroleum Engineer di Heriot Watt University, Edinburgh, Inggris.

Sejak lulus dari T. Refrigerasi & Tata Udara, Liston S Depari banyak berkarir di dunia konsultan pengeboran minyak bumi dan gas baik di dalam maupun di luar negeri.

Saat ini, praktisi pertanian ini juga adalah pemilik dan Presiden Direktur PT. Depari Tunas Group yang bergerak dalam bidang properti, budidaya dan pemasaran produk-produk pertanian. Dan juga sebagai pemilik dan Presiden Direktur CV. Berastagi Farm yang bergerak di bidang budidaya produk pertanian hydroponic.

Eka Dalanta

Alumnus Sastra Indonesia Universitas Sumatera Utara ini bekerja sebagai editor dan penulis lepas. Kecintaannya kepada membaca dan menulis tumbuh sejak ia kecil oleh buku-buku cerita yang sering diberikan oleh bapaknya. Masuk fakultas sastra lalu bergabung dengan Pers Mahasiswa Suara USU (terakhir menjabat sebagai pemimpin redaksi), karier menulisnya pun dimulai dengan menjadi assistant media officer di Pusat Kajian dan Pengembangan Anak (PKPA). Sambil merampungkan skripsi, ia kemudian bekerja sebagai reporter di Luxo Magazine, sebuah majalah gaya hidup di Medan. Terakhir menjabat sebagai Managing Editor.

Sambil menulis beberapa naskah video dokumenter bersama Sineas Film Documentary (SFD), ia bekerja sebagai editor di Aplaus Magazine (Analisa Grup), terakhir menjabat sebagai Managing Editor. Memutuskan berhenti bekerja kantoran, ia menulis untuk website perjalanan yang ia kelola bersama rekannya dan menjadi penulis serta konsultan komunikasi untuk beberapa lembaga. Seperti menjadi content writer untuk Badan Penanaman Modal (BPM) kota Medan, konsultan komunikasi untuk NGO internasional bidang pendidikan USAID Prioritas Sumut, menjadi penulis dan editor tamu untuk majalah internal Pelabuhan Indonesia 1 (Pelindo 1), content writer untuk website kesehatan HaloDoc, dan lain sebagainya. Selain itu ia juga memberikan berbagai pelatihan tentang menulis dan menjadi publication and media strategist untuk sebuah organisasi sosial Yayasan Alusi Tao Toba, tempat ia berkontribusi menjadi relawan sebagai bakti bagi negeri.

Tulisan-tulisannya tentang perjalanan bisa dibaca di travel website www.kemanaaja.com

Joey Bangun

Seorang Sutradara yang banyak melahirkan karya drama panggung dan film. Karya-karya Teaternya pernah dipentaskan di beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Solo, Denpasar dan Medan. Mendirikan komunitas Teater Aron tahun 2006 di Bandung dan meraih rekor MURI dalam festival Teater 36 jam Nonstop dengan 7 bahasa di tahun yang sama. Sudah 12 Film yang bersetting etnis Karo dan Toba disutradarainya bersama Aron Arts Production yang merupakan rumah produksinya yang didirikan di Medan tahun 2010. Pernah beberapa kali terlihat dalam produksi film Nasional baik film layar lebar, sinetron, dan juga FTV. Aktif juga sebagai fotografer. Di tahun 2014 terpilih sebagai ketua Komunitas Fotografi Indonesia (KFI) Sumatera Utara. Banyak juga menulis artikel tentang seni dan budaya Karo di berbagai media lokal dan nasional.

Eduard Perangin-angin

Eduard Wirman Sanjaya Perangin-angin lebih dikenal "Eduard Angin“ di kalangan fotografer Sumatera Utara.

Menekuni dunia fotografi yang awalnya hanya sebagai hobi, seiring dengan berjalannya waktu, ia menjadikan fotografi sebagai profesi/pekerjaan tetap. Penyuka foto Travel, Landscape, dan Human Interest dan menjadikan Genre ini sebagai salah satu lahan bisnis yaitu bisnis stock foto. Beberapa hasil karya foto sudah pernah dibeli oleh beberapa perusahaan dan corporate untuk dijadikan kalender dan juga sebagai ajang promosi. Sepuluh tahun terakhir, ia lebih banyak terjun ke dunia foto Wedding dan Prewedding, dan sampai saat ini sudah menetapkan fotografi Wedding dan Prewedding sebagai sumber penghasilan utama.

Pemilik Studio Foto “Eduard Angin Photography” ini aktif di beberapa komunitas dan klub foto yang ada di Indonesia maupun dunia, dan di beberapa komunitas, sampai saat ini, menjabat sebagai pembina, dan wakil ketua satu-satunya klub yang ada di Sumatera Utara yaitu “Toba Photographer Club“ dimana klub ini juga merupakan satu-satunya klub yang masuk dalam anggota/naungan FPSI (Federasi Perhimpunan Senifoto Indonesia).

Hingga saat ini, di sela-sela kesibukannya sebagai fotografer, ia masih sering diundang sebagaipembicara di komunitas fotografi, di instansi, dan juga sebagai guest speaker di beberapa kampusdan juga sekolah.

Apni Naibaho

Seorang Duta Petani Muda Nasional 2016 yang sekarang menjadi Owner dan Distributor Produk Siantar Sehat. Wanita kelahiran Pematangsiantar ini menempuh pendidikan S1 dengan disiplin ilmu Manajemen SDM di Universitas Bung Karno (UBK) dan pendidikan S2 dengan disiplin ilmu Magister Ministri di STT Cipanas. Selain duta petani muda, penghargaan yang pernah diraih adalah menjadi juara 3 peserta Celebrating Children Course Batch I.

Nuansa Putra Kaban, S.Sos

Pernah menjadi seorang pecandu narkoba selama 27 tahun, Eban Totonta Kaban sudah mendirikan sebuah klinik pemulihan adiksi narkoba bernama Medan Plus di Kota Medan. Pria yang sebelumnya tinggal di Malang ini termotivasi untuk pulih dari kecanduan narkoba setelah melihat beberapa temannya meninggal dunia akibat narkoba. Karena itulah, ia memutuskan untuk pindah ke Kota Medan. Saat ini, ia sudah menjadi pembina Yayasan Medan Plus yang menangani masalah HIV/AIDS dan narkoba.

Eban Totonta Kaban

Pernah menjadi seorang pecandu narkoba selama 27 tahun, Eban Totonta Kaban sudah mendirikan sebuah klinik pemulihan adiksi narkoba bernama Medan Plus di Kota Medan. Pria yang sebelumnya tinggal di Malang ini termotivasi untuk pulih dari kecanduan narkoba setelah melihat beberapa temannya meninggal dunia akibat narkoba. Karena itulah, ia memutuskan untuk pindah ke Kota Medan. Saat ini, ia sudah menjadi pembina Yayasan Medan Plus yang menangani masalah HIV/AIDS dan narkoba.

Averiana Barus, S.S

Averiana Barus pernah menjadi salah satu wanita yang mendapatkan penghargaan 'Perempuan Inspiratif NOVA 2017' kategori Perempuan dan Seni Budaya. Wanita yang menempuh pendidikan Ilmu Komunikasi S2 di USU ini dinilai inspiratif karena telah mempertahankan budaya tradisional Karo yaitu kain tenun atau uis. Karena kegemarannya memakai uis dan ingin membuka bisnis, ia pun membuka usaha Rumah Uis Etnic Fashion Gallery. Cita-cita ia adalah mengembalikan Uis seperti dulu, dimana uis dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Billy Halim

Seorang pemuda yang sedang menjalani perkuliahannya ke semester 9 di Jurusan Ilmu Komputer, USU ini sudah lama tertarik dengan bidang kepenulisan (blogging), desain grafis, dan pengembangan web (front-end). Sejak masa SMP, ia sudah mengenal dunia blogging dan tertarik untuk mendalaminya. Saat ini, Billy merupakan bagian dari tim Pak Tani Digital (pasar online bagi petani dan konsumen) yang menangani bidang Digital Marketing dimana sebagian besar aktivitasnya berkaitan dengan social media marketing, pembuatan konten dan artikel di media sosial, dan analisis metrik.

Arya Mahendra Sinulingga

Seorang tokoh media massa dan politisi Indonesia. Saat ini, menjabat sebagai Direktur Pemberitaan di Media Nusantara Citra (MNC Group) dan komisaris MD Entertainment. Sebelumnya, juga pernah tercatat sebagai Sekretaris Perusahaan MNC Group dan Pemimpin Redaksi RCTI. Sebelum memimpin korporasi media, tokoh media massa dan lulusan Teknik Sipil-ITB ini pernah menjabat sebagai komisioner di Komisi Penyiaran Indonesia Sumatera Utara.

Daniel Purba

Lulusan Teknik Perminyakan ITB dan Engineering Management di Queensland University of Technology, Australia ini sudah menduduki cukup banyak jabatan di PT. PERTAMINA. Peraih gelar Master di bidang Teknik Mekanik dari Universitas Indonesia ini mulai menduduki posisi Trading Market Analyst hingga sekarang menjadi SVP Corporate Strategic Growth di PERTAMINA.

Adres Ginting

Saat ini berkarir sebagai direktur di sebuah perusahaan IT Services di Jakarta yang bergerak di penyediaan Cloud dan solusi IoT (Internet of Things). Sejak tahun 1992 berkecimpung di internet network & security dan menjadi project manager untuk sejumlah implementasi IT skala nasional. Menyukai hiking dan fotografi sebagai hobby, dan saat ini sedang mencoba hidroponik dan aquaponic skala rumahan.

Toto Abraham Tarigan

Seorang telco dan IT enthusiast. Setelah lulus dari jurusan Teknik Elektro ITB, menangani berbagai proyek bidang teknologi di berbagai negara seperti South Africa dan Dubai. Kini kembali berdomisili di Jakarta dan bekerja sebagai direktur di salah satu perusahaan vendor telekomunikasi.

Nador Darojad Iwa Brahmana

Wirausahawan di Bidang Perkebunan, IT, Logistik, dan juga Industri Kreatif. Sablon Medan, TKD Expres, dan PT. Hagatekno Mediata Indonesia adalah beberapa nama usaha yang ditangani dan juga sebagai BOD di dalamnya. Ia juga merupakan pemerhati dan pelaku investasi bisnis, peraih 2 stars Direct Selling RIWAY INTERNATIONAL, aktifis Sosial Budaya Lembaga Karo Ersinalsal yang juga menggandrungi dunia digital, fotografi, dan cinematografi sebagai hobi sekaligus sebagai trainer creative manual dan digital print distro clothing untuk usaha kecil menengah.
Baginya, membudayakan pemikiran serta tindakan entrepreneurship di dalam berbagai bidang kehidupan adalah hal yang menantang dan seru untuk dilakukan. Selain bisa berdampak dalam membantu sesama, juga menuntut untuk terus belajar dalam meningkatkan kapasitas diri. Salam usaha mandiri :)

Inisiator

Mahendra Tlapta Sitepu

Founder Hagatekno MI & Metamorvo Incubator

Profil

Toto Abraham Tarigan

Telco & IT Enthusiast

Profil

Iwa Brahmana

Entrepreneur & Penggiat Budaya Lembaga Karo Ersinalsal

Profil
Website Security Test